Wednesday, December 8, 2010
Enak Mana Sih?
###Membahas yang Barusan Digilir Tadi Malam #####
4 cowok membahas seorang psk yang semalam mereka gilir:
Si A : “HUH GAK ENAK!”
4 cowok membahas seorang psk yang semalam mereka gilir:
Si A : “HUH GAK ENAK!”
Si B : “HUH GA BRASA!”
Si C : “HUH, ENAKAN BINI GUE!!”
Si D : “Iya Enakan Bini Loe !”
Si C : “????”
Menyedihkan!
menyedihkan, ya gan.. Bagaimana pendapat agan-agan, Bank of Science?
Dalam Ka'bah?
Dengan tinggi saat ini sekitar 39 kaki 6 inci (kira-kira 11 meter) dan ukuran total adalah 627 kaki persegi maka ukuran dalam Ka’bah adalah 42,64×29,52 kaki atau sekitar 12,7×8,85 meter. Ruangan di dalam Ka’bah diperkirakan mampu menampung sebanyak 50 orang.
Namun, tahukah anda, apa saja isi di dalam bangunan yang disucikan umat Islam itu? Ketua Islamic Society of North America (ISNA) atau Masyarakat Islam Amerika Utara pernah diberi kesempatan untuk masuk ke dalam Ka’bah di tahun 1998. Ternyata tak banyak benda yang terdapat di dalamnya.
Di dalam Ka’bah ternyata terdapat 3 pilar dan meja untuk meletakkan parfum. Di langit-langitnya tergantung beberapa lampu lentera. Tak disebutkan lampu lentera itu terbuat dari bahan apa. Namun pada tahun 1940-an, lampu itu dikabarkan terbuat dari emas dan bertatahkan permata serta mutiara.
Di dalam Ka’bah tak ada lampu listrik. Sementara tembok dan lantainya terbuat dari marmer. Tak ada satu pun jendela di bagian dalamnya dan hanya terdapat satu pintu untuk keluar-masuk. Langit-langit Ka’bah juga ditutupi selimut kain seperti halnya dinding bagian luarnya.
http://unic77.blogspot.com/
Tips Mengobati dan mencegah Gigi Ngilu (Sensitive)
Tapi yang namanya sakit gigi dari dulu sampai sekarang ini tetap tidak nyaman, nah nyari di internet ketemu artikel tentang cara mengobati sakit gigi ngilu atau gigi sensitif, sekalian sharingkan disini.
Sering merasa nyeri atau ngilu di gigi pada saat makan atau minum dingin, panas dan asam adalah gejala gigi sensitif. Jangan anggap enteng karena jika diabaikan, gigi sensitif bisa menyebabkan gigi meradang, tak bisa dipulihkan dan akhirnya kematian gigi.
Gigi sensitif merupakan istilah umum yang dipakai untuk menunjukkan adanya dentine hypersensitive (DH) yaitu terbukanya dentin akibat menipisnya email dan atau turunnya gusi. Dentin mempunyai saluran-saluran kecil (tubulus dentin) yang langsung berhubungan dengan syaraf gigi.
Gigi yang paling rentan terhadap DH adalah gigi taring, geraham kecil, dan geraham. Dan yang paling jarang terkena masalah ini adalah gigi seri. Kasus ini lebih sering dijumpai pada usia 20-40 tahun dan lebih banyak dijumpai pada wanita ketimbang wanita.
“Hasil riset menunjukkan bahwa 65 persen responden pernah mengalami gigi sensitif, dan ini paling sering terjadi ketika mengonsumsi makanan atau minuman dingin,” kata drg Sri Sulilawati, M.Kes, Kepala Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat FKG UNPAD, pada konferensi pers yang diadakan Pepsodent di Jakarta, Kamis (18/3/2010).
Dari keseluruhan responden yang mengalami gigi sensitif, mayoritas tidak melakukan apa-apa untuk menanggulangi masalah ini. Hanya 19 persen yang berobat ke dokter gigi dan masih sedikit yang menggunakan obat tradisional, obat kumur serta pasta gigi untuk gigi sensitif.
“Padahal jika diabaikan, gigi sensitif ini bisa menyebabkan peradangan jaringan pulpa (jaringan syaraf dan pembuluh darah di dalam gigi) sehingga terjadi sakit berkepanjangan, sampai pada kematian gigi. Gigi sensitif juga bisa menyebabkan masuknya bakteri ke leher gigi yang terbuka, dan akhirnya dapat menyebabkan penyakit sistemik seperti ginjal dan jantung,” kata Prof Trimurni Abidin, drg. Sp.KG(K), M.Kes, ahli kesehatan gigi dari FKG Universitas Sumatera Utara.
Secara umum, hal-hal yang menyebabkan masalah gigi sensitif adalah antara lain kebiasaan menggosok gigi dengan cara yang tidak tepat, penyakit gusi (gingivitis) dan penurunan gusi, buruknya kondisi kebersihan gigi dan mulut, penumpukan plak, pengikisan email dan tindakan pemutihan gigi (bleaching) yang berlebihan, konsumsi makanan yang mengandung asam tinggi, seperti jeruk, tomat, acar, dan teh secara reguler, kebiasaan mengunyah yang salah, dan pembentukan lapisan email gigi yang kurang sempurna (ename hypoplasia).
Menurut dokter gigi dr Diana F. Suganda, M.Kes ada jenis makanan yang dapat memicu masalah gigi sensitif yakni karbohidrat, konsumsi gula dan makanan manis yang berlebih, makanan asam dan minuman berkarbonasi.
dr Diana menyarankan untuk mengonsumsi gizi seimbang, kaya gandum murni, buah dan sayur, disamping konsumsi nutrisi yang mengandung kalsium, fosfat dan protein seperti keju untuk proses remineralisasi, karena hal ini akan menambah jumlah air liur, menetralkan asam sehingga gigi terlindungi.
Namun, jika kita tidak bisa menghindari makanan-makanan tersebut, sebaiknya minum air putih yang banyak sehingga asam di mulut ternetralkan, dan jangan suka mengulum makanan dalam waktu yang lama di dalam mulut karena dapat menyimpan asam dan memancing bakteri yang merusak gigi.
Untuk dapat mengetahui apakah gigi ngilu yang dirasakan adalah gigi sensitif atau bukan, dapat dikenali dengan cara kumur-kumur dengan air dingin, dan makan es krim atau makan dan minum sesuatu yang manis.
Menurut Prof Trimurni, cara penanggulangan gigi sensitif tergantung pada kasus. Secara umum, penanggulangannya adalah melakukan perawatan di rumah (home treatment) dengan menyikat gigi dengan baik dan penggunaan pasta gigi yang mengandung Potassium Citrate, serta perawatan di klinik (office treatment) untuk menemukan penyebab utama keluhan gigi sensitif. Dan memperbaiki tambalan yang rusak atau ada kelainan struktur jaringan keras gigi seperti karies, erosi atau abrasi.
Rasa ngilu pada gigi sensitif dapat dipicu oleh berbagai hal. Oleh karena itu perlu dilakukan pencegahan agar tetap nyaman ketika menikmati hidangan favorit. Cara mencegah gigi ngilu pada gigi sensitif antara lain:
1. Hilangkan kebiasaan buruk menggosok gigi dengan tekanan yang keras dan dengan gerakan kiri-kanan. Gerakan yang benar pada saat menggosok gigi adalah ‘merah-putih’, yaitu dari gusi ke gigi, sikat gigi dimiringkan dan disikat memutar.
2. Sikat gigi diwaktu yang tepat, yaitu kurang lebih 20 menit setelah makan.
3. Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut dengan kepala sikat sesuai dengan ukuran mulut.
4. Hindari penggunaan sikat gigi yang bulu sikatnya sudah rusak
5. Bersihkan gigi pada seluruh permukaan gigi sampai ke celah-celah gigi dan saku gusi.
6. Lakukan pijatan gusi untuk memperlancar peredaran darah.
7. Gunakan pasta gigi yang mengandung Zinc dan Triclosan.
8. Hindari konsumsi makanan atau minuman yang memiliki perbedaan suhu ekstrim pada saat bersamaan.
9. Hindari makanan yang dapat menyebabkan trauma pada gusi atau merusak gusi.
10. Hindari konsumsi makanan yang terlalu asam atau terlalu manis.
Source : health.detik.com
Galang Dana, Lewat Remas Harga Diri!



(kaskus.us)
Asal-Usul Adanya Bencong dan Homo
Sejarah Adanya Waria dan Homo

Anda mungkin sudah sering sekali mendengar kata Waria/ banci, tetapi sudahkah anda tahu arti dari kata tersebut dan dari manakah waria / banci berasal?, dan pernahkah hal tersebut terlintas dipikiran anda?. Coba anda simak artikel saya di bawah ini.
Sejarah


Sebenarnya kita tidak tahu sejak kapan tepatnya penyimpangan gender terjadi, akan tetapi sejak dahulu manusia memang sudah melakukan penyimpangan atau penyeberangan gender serta manjalin hubungan antara sesama jenis. Penyimpangan gender dan hubungan sesama jenis sudah sering dibahas di dalam kitab suci, dan cerita sejarah.
Pada tahun 1869, dokter Dr K.M. Kertbeny yang berkebangsaan Jerman-Hongaria menciptakan isitlah homoseks atau homoseksualitas. Homo sendiri berasal dari kata Yunani yang berarti sama, dan seks yang berarti jenis kelamin. Istilah ini menunjukkan penyimpangan kebiasaan seksual seseorang yang menyukai jenisnya sendiri , misalnya pria menyukai pria atau wanita menyukai wanita.
Pada abad ke 20 semakin banyak homo atau bahasa gaulnya Maho-maho bermunculan, sehingga munculnya komunitas homoseksual di kota-kota besar di Hinda-Belanda sekitar pada tahun 1920an.
1968
Sekitar pada tahun 1968 mulai dikenal isitilah wadam yang diambil dari kata hawa dan adam. Kata wadam menunjukkan seseorang pria yang mempunyai prilaku menyimpang yang bersikap seperti perempuan.
1969
Pada tahun 1969 di New York, Amerika berlangsung Huru-hara Stonewall ketika kaum waria dan gay melawan represi polisi yang khususnya terjadi pada sebuah bar bernama Stonewall Inn. Perlawanan ini merupakan langkah awal dari Waria dan Gay, dalam mempublikasikan keberadaan mereka.
Pada tahun yang sama mulai muncul organisasi Wadam yang bernama Himpunan Wadam Djakarta (HIWAD). Organisasi tersebut merupakan organisasi Waria pertama di Indonesia yang terletak di Jakarta. Organisai tersebut berdiri dan difasilitasi oleh Gubernur DKI Jakarta Raya, Ali Sadikin.
1978
International Lesbian and Gay Association OLGA) berdiri di Dublin, Irlandia
±1980:
Istilah wadam diganti menjadi waria karena keberatan sebagian pemimpin Islam, karena mengandung nama seorang nabi, yakni Adam a.s.
Istilah wadam diganti menjadi waria karena keberatan sebagian pemimpin Islam, karena mengandung nama seorang nabi, yakni Adam a.s.
1981:
Munculnya gejala penyakit baru yang kemudian dinamakan AIDS. Penyakit ini pertama kali ditemukan di kalangan gay di kota kota besar Amerika Serikat, Kemudian ternyata diketahui bahwa HIV adalah virus penyebab AIDS. Penularan HIV / AIDS pertama kali ditularkan melalui hubungan seks anal antara laki laki.
1982 - sekarang
Pada tahun 1982 muncullah Organisasi gay terbuka, yang merupakan organisasi Gay terbuka yang pertama di Indonesia, setelah itu diikuti dengan organisasi lainnya seperti : Persaudaraan Gay Yogyakarta (PGY) (Indonesian Gay Society (IGS)), dan GAYa NUSANTARA (GN) (Surabaya). Setelah banyaknya kemunculan-kemunculan tersebut, organisasi Gay mulai menjamur diberbagai kota besar seperti di Jakarta, Pekanbaru, Bandung dan Denpasar, Malang dan Ujungpadang. Tentunya hal ini cukup meresahkan dan mengkhawatirkan masyarakat terutama organisasi-organisasi Islam di Indonesia.
Masalah HAM
Setelah banyaknya kemunculan Organisasi Gay diberbagai belahan dunia, maka mulailah diperdebatkan masalah HAM tentang banci, dan Gay. Pada tahun 1993 : Isyu orientasi seksual masuk dalam agenda Konferensi PBB tentang Hak Asasi Manusia di Wina, Austria, tetapi ditentang oleh negara negara konservatif, termasuk Singapura. Walaupun begitu, pada tahun 1990 di Amerika, San Fransisco mulai berdiri organisasi Internasional Gay and Lesbian Human Rights Commission (IGLHRC).
Pada tahun 1994 Isyu orientasi seksual kembali mewarnai perdebatan pada Konferensi Internasional Kependudukan dan Pembangunan (ICPD, Kairo, Mesir), dan ditentang pihak pihak konservatif. Indonesia secara eksplisit menolak. Di tahun yang sama pula Afrika Selatan menjadi negara pertama dengan jaminan non-diskriminasi berdasarkan orientasi seksual dalam UUD-nya.
Akibat dari diskriminasi terhadap kaum Homo/ Waria/ Lesbian pada tahun 1995 Isyu orientasi seksual, diperjuangkan oleh aktivis-aktivis lesbian/ Homo/ Waria, mencuat pada Konferensi Dunia tentang Perempuan ke-2 di Beijing, Tiongkok. Kembali pihak-pihak konservatif, termasuk Vatikan dan Iran, menentangnya. Indonesia juga termasuk yang menentang.
Pada Apr 2001 Negeri Belanda menjadi negeri pertama yang mengesahkan perkawinan untuk semua orang (termasuk gay dan lesbian). Salah seorang dari pasangan yang kawin harus warga atau penduduk tetap Belanda.
Dari tahun 2001 sampai 2003 masalah HAM terhadap kaum maksiat ini semakin diperdebatkan akibat dari rasisme, dan diskriminasi yang dilakukan oleh pihak-pihak yang menentang. Hal ini semakin jelas, pada saat Brasil mengusulkan kepada Komisi Tinggi PBB untuk HAM agar orientasi seksual dimasukkan sebagai salah satu aspek HAM. Pengambilan keputusan ditunda. Dalam prosesnya, Vatikan mendesak pemerintah-pemerintah Amerika Latin lainnya untuk menentang usulan ini.
Komentar penulis (Kenny G)
Dalam artikel yang saya buat kali ini memang lebih cendrung terhadap penyimpangan yang dilakukan oleh laki-laki dari pada perempuan. Hal tersebut dikarenakan lebih banyak penyimpangan gender yang dilakukan lelaki dari pada perempuan.
Pendapat Pribadi
Sekarang anda sudah tahukah bukan kalau Kegiatan Homoseksual tersebut merupakan salah satu faktor awal yang memicu penyakit HIV/ AIDS. Penyakit ini bertanggung jawab atas hilangnya jutaan nyawa manusia, dan jutaan masa depan manusia di dunia ini. Oleh karena itu saya sendiri tidak melegalkan/mengakui kegiatan homo. Mengapa?, karena hal tersebut bisa mempengaruhi kaum-kaum muda untuk ikut terjerumus dalam hal tersebut. Dalam beberapa kasus penyimpangan gender sering kali terjadi akibat lingkungan yang mendukung, contohnya seperti : lingkungan yang dikelilingi waria/ homo, lingkungan tersebut dapat merubah orang normal menjadi Waria / Homo.
Yah terlepas dari hal tersebut, faktor penentu selalu dari dalam diri manusia itu sendiri, barang siapa yang kuat Imannya kepada Tuhan maka ia tidak akan terjerumus dalam hal bodoh seperti itu. Mana ada Agama yang baik yang memperbolehkan seseorang untuk menjadi Homo atau Waria?
Subscribe to:
Comments (Atom)



























